THE UNDERSTANDING
"marry your best friend. i do not say that lightly. really, truly find the strongest, happiest friendship in the person you fall in love with. someone who speaks highly of you. someone you can laugh with. the kind of laughs that make your belly ache, and your nose snort. the embarrassing, earnest, healing kind of laughs. wit is important. life is too short not to love someone who lets you be a fool with them. make sure they are somebody who lets you cry, too. despair will come. find someone that you want to be there with you through those times. most importantly, marry the one that makes passion, love, and madness combine and course through you. a love that will never dilute - even when the waters get deep, and dark."
n’tima  [via thatkindofwoman] (via cantstopspring)

zenpencils:

Brené Brown: THE WOMAN IN THE ARENA

"Only those who dare to fail greatly can ever achieve greatly!"

"I like messy people; people who don’t fit in a box or stay between the lines, but who’s integrity is greater than any rule book and who’s loyalty is stronger than blood."
Jim Wern  (via floatingonatidalwave)

High quality words!

Radio

23:12 PM
Caffeine flown in my veins because of doing the presentation for this morning is the only reason why my eyes still damn widely open at this very time. I turned the radio on, sending random text message requesting tunes I wanted to hear because the announcer keep repeating the same words over and over : “Hai, menemani malam lo, kita masih membuka line sms di 08xxxxxxxxx silahkan kirimkan request lagu yang ingin lo denger”. Then I typed a song title and it’s singer, hit the ‘send’ button on my phone, just want to let the radio guys know that someone’s listening. There is someone who is foolish enough to stay awake on these hours and in 2014 he still fond of listening to the radio. In between two songs, announcer’s mumbling stuffs about love and so on and sooooooo on. She talked too much, I am getting sleepy.

01:16 AM
She wrapped her session off saying thanks for listening and saying sorry for those song requests which couldn’t be played yet (maybe including my request). “Yah karena waktu juga yang memisahkan kita, our time’s limited, not everything’s meant to be happened yah? so maybe next time!”, she said.
Then I was pulling my blanket up onto my tummy, was near to push the off button of the radio when suddenly :

"Here, the last song of today’s session"

I can hear your heart on the radio beat
Hear the song my heart is beating to So open your eyes and see the way our horizons meet~

They played this song. Yes, they played my song.

hear the song our heart is beating to.

Renungan : Kembali

Pernah nggak setiap orang dalam hidupnya merasa amat sangat kesepian meski sedang berada di tengah keramaian?

Pernah nggak setiap orang di dunia ini merasa seperti terhempas ke dalam suatu sudut di dalam ruang? Terpojok dan merasa sesak disana?

Saya coba menduga-menduga apakah manusia paling ceria di dunia ini pernah merasakannya, lalu kemudian saya menemukan sebuah kutipan : “Orang yang tersenyum paling bahagia itu adalah orang yang telah melalui waktu-waktu yang sulit”.

Kadang dalam hidup ini, seseorang atau sesuatu yang kamu bangga-banggakan ternyata hanya menganggapmu sebagai butiran debu dalam hidupnya. Tanpa mereka tahu dan mungkin tanpa kamu sadari pula bahwa kamu telah berjuang merelakan kepergian kebahagiaan dirimu sendiri.

Lalu timbul pertanyaan dalam benak saya “Adilkah ini semua?”
Melalui sebuah pemikiran yang tidak jenius ini saya menyimpulkan bahwa mungkin saja memang Tuhan menciptakan keadaan seperti itu untuk membuatmu menyadari bahwa siapa yang bisa dijadikan sandaran seutuhnya. Siapa tempatmu mengadu. Siapa tempatmu berpulang. Siapa yang mau mendengar pointless dramamu over and over again.

Adakah Dia marah dan mencabut semua nikmatmu manakala kamu terlalu senang bersama teman dan pacarmu sehingga melalaikan solat?

Adakah Dia menebar aibmu manakala kamu tak lagi meminta kepadaNya karena kau merasa bahwa hidupmu amatlah menyenangkan?

Adakah Dia membuatmu celaka ketika kamu terlalu sibuk tertawa bersama orang-orang yang kau bangga-banggakan itu?

Faktanya Allah terlalu baik untuk melakukan itu semua.

Kemudian tibalah suatu keadaan dimana sakit hati dan sepi menggerayangimu berhari-hari. Kemana mereka yang selalu kamu pamerkan dalam social media itu, yang seolah membuatmu terlihat menjadi orang paling bahagia nomer 1 di dunia?

Adakah mereka sungguh peduli? Bukankah some people seems like care but in fact they just act like they care?

Hingga akhirnya kamu akan memahami betul kalimat ini:
“Jika tak ada tempat bersandar, selalu ada tempat untuk bersujud”

Sejauh apapun kamu melangkah, secepat apapun kamu berlari, sebesar apapun ego dan kebangganmu, pada akhirnya kamu pasti akan kembali. Dan kamu akan tahu pada siapa dirimu kembali.

Bandung, 17 Juli 2014

G.

"Life is beautiful in all its colours—even the dark ones. They’re here for a reason."
Chris Martin on A Sky Full of Stars (Track 8 of Ghost Stories)
This Isn't the End
Owl City

How close is the ending, well nobody knows. The future is a mystery and anything goes. Love is confusing and life is hard, you fight to survive ‘cause you made it this far.

Surat suara berharga masa depan

Kita semua berada pada detik-detik penentuan. Puncak perjuangan kita ada di bilik suara. Di titik ini, saya ingin mulai melepas. Terbungkus doa yang saya ucapkan hingga menitik air mata, saya ikhlaskan apa pun hasilnya.

Siapa pun pemimpin bangsa ini nanti, pilihan saya atau bukan, saya tetap seorang Indonesia. Tidak ada yang bisa menggantikan dan merebut rasa cinta itu, bahkan jika hati saya patah karena pilihan saya bukan jadi juara. Di atas itu semua, Indonesia adalah tanah, air, udara, dan darah saya. Ibu kita semua.

Mari berdoa agar kedamaian terus bersama kita. Mari berdoa agar Ibu Pertiwi ini kian disayangi dan dipelihara oleh anak-anaknya.

Mari berdoa, ke arah mana pun Indonesia melangkah dan siapa pun pemimpinnya, cinta yang sama tetap bisa menyatukan kita. Dalam masa paling sulit sekalipun, semoga kita mampu melihat satu sama lain, sesama anak-anak Ibu Pertiwi, dan masih menemukan sosok saudara. Meski kamu Satu dan saya Dua.

Siapa pun Anda, calon pemimpin bangsa, yang belum diketahui siapa orangnya saat saya menulis ini, ingatlah terus bahwa cinta Indonesia melampaui semua angka.

Cinta ini tidak bisa dibeli. Tidak bisa direbut. Ia bisa patah, tapi juga bisa sembuh kembali. Inilah cinta yang tidak bisa mati. Genggam terus saat Anda memimpin nanti, Pak.

Saudaramu se-Ibu,

Gigih Perwira Mukti.